Senin, 19/07/2010 13:00 WIB
Kelebihan & Kekurangan Pasangan Lebih Muda
Amelia Ayu Kinanti - wolipop
Jakarta - Di zaman yang modern ini, banyak wanita memilih pasangan yang lebih muda. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang fatal, namun semua pilihan memiliki konsekuensi.
Memilih suami dengan usia lebih muda memiliki konsekuensi antara kelebihan dan kekurangan. Berikut daftar yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum melangkah ke tingkat hubungan yang lebih tinggi atau mengakhirinya:
Kelebihan:1. Beban lebih ringanMemiliki pasangan dengan umur lebih muda bisa berarti beban yang Anda tanggung berdua pun lebih ringan. Pria yang lebih muda memiliki lebih sedikit pengalaman hubungan yang serius. Sehingga Anda tak perlu terlalu takut dengan masa lalunya. Sedangkan jika Anda memilih pria yang jauh lebih tua, bisa jadi ia telah memiliki keluarga sebelumnya. Saat memilih menikah dengannya, Anda pun harus siap menerima anak dari pernikahan suami Anda sebelumnya.
2. Lebih berambisiPria yang lebih muda biasanya masih dipenuhi oleh ambisi dan tujuan. Semangatnya meraih impian juga akan menular pada Anda. Sehingga Anda pun selalu dipenuhi energi positif untuk bersama-sama mencapai tujuan.
3. Semangat belajarRasa ingin tahu dan semangat belajar pria lebih muda masih sangat besar. Termasuk dalam hal bercinta. Mereka tak ragu menjalankan semua pengalaman yang baru bersama Anda. Anda pun akan selalu bersemangat setiap harinya.
4. Penampilan fisik lebih menarikHal ini tidak diragukan lagi. Pria lebih muda secara fisik masih lebih menarik ketimbang yang umurnya lebih tua. Penampilan pasangan lebih muda akan membuat Anda lebih menjaga penampilan, karena tak ingin terlihat jelek saat berada disampingnya.
Kekurangan1. KomitmenSeringkali pria yang lebih muda masih kurang pengetahuan mengenai arti komitmen yang sebenarnya. Emosi serta perasaannya pada Anda yang menggebu membuat makna komitmen yang sebenarnya menjadi samar-samar. Seringkali kurangnya komitmen itu akan menganggu jalannya pernikahan kelak.
2. Masalah keuanganPria yang jauh lebih muda, otomatis memiliki pengalaman kerja lebih sedikit dari Anda. Tak jarang kesuksesan Anda justru melebihinya. Sebagai suami yang seharusnya bertanggung jawab penuh akan keuangan dalam rumah tangga, peran suami menjadi kurang maksimal. Seringkali justru Anda yang harus bekerja keras untuk membiayai rumah tangga.
3. StigmaSeringkali kesulitan pernikahan dengan pria lebih muda dipengaruhi stigma yang ada di masyarakat. Wanita yang menikahi pria jauh lebih muda sering dianggap kurang baik. Sebaliknya pria yang memilih wanita jauh lebih tua pun juga dianggap benalu atau mencari keuntungan semata. Hal itu akan menjadi cobaan yang berat bagi Anda dan pasangan.
Namun ingat, semua pilihan pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Yang penting adalah niat dan ketetapan hati Anda untuk menjalani itu semua.
(kee/fer)
Tutup
Share to Facebook:
You are redirected to Facebook
Share to Lintas Berita:
You are redirected to Lintas Berita
Share to Blogdetik:
Post this to your Blogdetik:
Share to Blogdetik:
Sending your message
Message has successfully sent
Share to WordPress:
Post this to your WordPress blog:
Share to WordPress:
Sending your message
Message has successfully sent
Share to Blogger:
Post this to your Blogger blog:
Share to Blogger:
Choose your blog:
Share to Blogger:
Sending your message
Message has successfully sent
Share to Gmail:
Import Your Gmail contacts
Share to Gmail:
Share to your Gmail contacts
Share to Gmail:
Sending your message
Message has successfully sent
Share to Yahoo Mail:
Sending your message
Message has successfully sent
Share via EMail:
Sending your message
Message has successfully sent
Share via Yahoo Messenger:
Sending your message
Message has successfully sent
Share via Google Talk:
Sending your message
Message has successfully sent
Share via Live Messenger:
Sending your message
Message has successfully sent